Latihan Pelatih Serta Asisten Pelatih Jujitsu UNESA Perkuat Standar Pembinaan dan Mental Atlet


 RADARNKRI1NEWS, Sidoarjo.
UKM Jujitsu Dojo Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar latihan bersama asisten pelatih dan pelatih pada Rabu (18/02/2026) di UKM Center UNESA Ketintang lantai 1. Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini berlangsung intens hingga malam hari dan diikuti anggota aktif serta seluruh jajaran pelatih.

Latihan ini dirancang sebagai agenda penyamaan standar teknik, evaluasi metode pembinaan, serta penguatan koordinasi antar pelatih. Dalam sesi praktik, peserta memfokuskan latihan pada teknik kuncian (locking), kontrol lawan (grappling control), serta simulasi strategi pertandingan yang sering diterapkan dalam kejuaraan mahasiswa.

Pelatih utama, Eko Sugiono, menjelaskan bahwa keseragaman standar pelatihan menjadi kunci keberhasilan pembinaan jangka panjang.

“Latihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk penyamaan visi. Jika pelatih memiliki standar teknik dan metode yang sama, maka perkembangan atlet akan lebih terarah dan konsisten,” ujarnya.

Menurutnya, dalam olahraga bela diri seperti jujitsu, detail kecil dalam teknik dapat menentukan hasil pertandingan. Karena itu, pelatih dan asisten pelatih harus memiliki pemahaman yang selaras sebelum mentransfer ilmu kepada anggota.

Selain teknik, aspek mental menjadi perhatian utama dalam latihan kali ini. Pelatih Jujitsu Unesa dan juga Pengurus KONI Surabaya, Andi Sutrisno, turut memberikan materi mengenai pendekatan latihan kompetitif dan pembentukan mental bertanding.

Ia menekankan bahwa atlet bela diri tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga harus memiliki ketahanan mental, fokus, serta kemampuan mengambil keputusan cepat dalam tekanan.

“Di arena pertandingan, teknik saja tidak cukup. Atlet harus siap secara mental, mampu membaca situasi, dan tetap tenang dalam kondisi tertekan,” jelasnya saat sesi diskusi bersama pelatih.

Secara umum, latihan jujitsu dikenal mampu meningkatkan kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, serta daya tahan kardiovaskular. Gerakan grappling dan kontrol tubuh membantu melatih koordinasi serta respons refleks. Di sisi lain, latihan disiplin dan pengendalian diri membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih fokus, sabar, dan percaya diri.

Asisten Pelatih Satrio menyampaikan bahwa latihan bersama seperti ini juga menjadi momen refleksi dan evaluasi. Diskusi antar pelatih setelah sesi praktik membuka ruang berbagi pengalaman mengenai pola latihan yang efektif serta pendekatan berbeda terhadap karakter atlet.

Selain peningkatan kualitas teknis, kegiatan ini juga mempererat solidaritas antaranggota UKM. Interaksi intens selama latihan menciptakan suasana kebersamaan yang kuat, membangun rasa saling percaya antara atlet dan pelatih.

Panitia berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin guna menjaga kualitas pembinaan UKM Jujitsu Dojo UNESA. Dengan sistem latihan yang terstruktur dan standar yang seragam, UKM optimistis mampu mencetak atlet yang disiplin, sportif, dan siap berkompetisi di tingkat regional maupun nasional.

Latihan Pelatih UKM Jujitsu UNESA ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi organisasi, sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga bela diri.


Fokus Keyword: Latihan Pelatih UKM Jujitsu UNESA

Meta Description: Latihan Pelatih UKM Jujitsu UNESA di Surabaya fokus pada penyamaan standar teknik, peningkatan kualitas pembinaan, serta penguatan mental dan fisik atlet mahasiswa.

Tags: UKM UNESA, Jujitsu, Latihan Pelatih, Bela Diri Mahasiswa, Pembinaan Atlet, Surabaya

(Tutik)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perkembangan IQ mengenal modul pembuatan sound system mini dengan kerja system modul lampu led warna warni

Kolaborasi Jepang–BRIN–BRIDA Jatim: Drone Pengangkut 50 Kg untuk Banjir dan Pemulihan Hutan

Arogan..!! Beredar Vidio Gerombolan Diduga Oknum Anggota Sakera Menyerang dan Mengeroyok Pemilik Cafe Edelweis PurwosariPerbesar